Oleh: peace19 | 1 Juli, 2008

Kelulusan Siswa SD dan SMP di Sejumlah Sekolah Capai 100 Persen

JAKARTA–MI: Angka kelulusan siswa sekolah dasar (SD) pada ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) dan kelulusan SMP pada ujian nasional (UN) 2008 di sejumlah sekolah di Jakarta dan Bekasi mencapai 100%.

“Kelulusan 100% bahkan pada pelajaran matematika sebanyak 66 siswa meraih nilai 10, bahasa Inggris nilai 10 diraih 12 siswa dan nilai 10 untuk mata pelajaran IPA sebanyak sembilan siswa,” kata Kepala Sekolah SMP 115 Jakarta Selatan Adi Dasmin di sela-sela pengumuman hasil UN SMP dan UASBN SD yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Tanah Air, Sabtu (21/6).

Adi mengatakan, sekolah tidak mengharuskan siswa untuk datang ke sekolah tetapi biasanya siswa memilih berkumpul dengan teman-temannya di sekolah melihat melalui papan pengumuman. Pengumuman kelulusan siswa juga dapat dilihat melalui internet melalui alamat website SMP 115 mulai Sabtu pukul 10.00 WIB.

Ia mengatakan nilai ebtanas murni (NEM) untuk empat mata pelajaran tertinggi di SMP 115 Jakarta Selatan yang telah menyandang status Sekolah Berstandar Interansional (SBI) sebesar 38,5.

Sedangkan pengumuman kelulusan UN di salah SMP favorit di Bekasi Selatan, yakni SMP 12 Pekayon dilaksanakan melalui surat pemberitahuan yang diantar ke alamat rumah siswa. “Kami menggunakan jasa kurir untuk mengantarkan surat pemberitahuan kelulusan siswa yang dilaksanakan sejak pukul 04.00. Kebetulan siswa kami mayoriats tinggal di wilayah Bekasi Selatan sehingga tidak terlalu repot bagi kurir kami mengantarkannya,” kata Wakil Kepala Sekolah SMP 12 Bekasi Amala Sunarti.

Ia mengatakan, dari hasil UN 2008 siswa sekolah itu lulus 100% dengan nilai NEM tertinggi 37,60 dan empat siswa meraih nilai 10 untuk matematika, sedangkan nilai tertinggi untuk bahasa Inggris sebesar 9,8, Bahasa Indonesia 9,60, dan IPA 9,50.

Penambahan mata pelajaran UN dari tiga menjadi empat mata pelajaran, katanya, berpengaruh terhadap persiapan siswa menghadapi UN yang baru lalu. Namun, pihak sekolah sudah sejak jauh hari mempersiapkan dengan memberikan latihan-latihan soal dan uji coba UN dan siswa mengikuti bimbingan belajar sehingga hasilnya cukup baik, kata Amala.

Pengumuman UN SMP di Sekolah Katolik Marsudirini Kemang Pratama dilaksanakan dengan cara mengumpulkan siswa di halaman sekolah. Kepala sekolah dan guru-guru kemudian memanggil murid satu persatu untuk menerima amplop tertutup yang tidak boleh dibuka hingga waktu yang telah ditetapkan sekolah.

Suasana tegang terlihat dari wajah-wajah siswa yang seluruhnya telah memegang surat dalam amplop tertutup. Beberapa saat kemudian Kepala Sekolah SMP Marsudirini Suster M Elisabeth OSF meminta seluruh siswa membuka secara bersama-sama.

Menurut seorang guru, siswa peserta UN 2008 di SMP tersebut seluruhnya lulus dengan nilai NEM tertinggi 38,00. Pengumuman hasil UASBN dengan cara mengumpulkan siswa di halaman sekolah juga dilakukan di Sekolah Dasar (SD) Maria Fransiska Bekasi Selatan.

Siswa satu persatu diberikan amplop tertutup untuk dibuka bersama-sama. Angka kelulusan siswa pada UASBN di sekolah tersebut mencapai 100%.

Joseph, siswa kelas 9 SMP Marsudirini Kemang Pratama, mengatakan, senang karena meraih ranking lima besar dan berniat untuk melanjutkan pendidikan ke SMA negeri di Bekasi atau Jakarta. “Saya sudah diterima di SMA Negeri favorit di Bekasi, namun masih ingin mencoba kemampuan nilai dengan mengikuti Penerimaan Siswa baru (PSB) online ke SMA Negeri di Jakarta,” katanya. (Ant/OL-01)

Sumber: Media Indonesia Online

About these ads

Responses

  1. Blognya sangat mendukung banget. Dengan ini saya juga mau izin pasang taut blog anda di blog saya. Terima kasih.

  2. baik

  3. bangga sekali kalau anak-anak bangsa sudah bisa mencapai nilai kelulusan yang sesuai dengan standar internasional saya berharap kiranya anak-anak yang berada di pelosok Indonesia juga dapat mencapai nilai kelulusan yang sama dengan anak-anak yang ada di jakarta untuk itu saya minta bantuan kita semua pemerhati pendidikan untuk dapat membantu mereka yang ada di pelosok agar mereka juga bisa berkembang dan maju setara dengan anak yang ada di Ibukota. salam Roos shalina Riry. Lokki Ambon. Maluku-

  4. tampilkan game-game edukatif sains dong

  5. alhamdulillah tapi saya kurang respect dengan adanya UASBN dimana belajar anak selama enam tahun hanya ditentukan dengan ujian anak selama 3 hari saja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: